Showing posts with label Kreasi Kertas. Show all posts
Showing posts with label Kreasi Kertas. Show all posts

Saturday, April 12, 2014

3D Modular Origami - Dasar (Banget)

Saya sudah lama mendengar teknik modular origami atau 3D origami, namun belum pernah mencobanya. Kalau di Jepang, teknik ini dikenal dengan sebutan 'Block Folding Origami'. Secara teknis, modular origami adalah origami yang tersusun dari beberapa unit lipatan kertas (modul) yang berbentuk sama dan sederhana. 

Modul-modul ini kemudian disusun menjadi bentuk objek tertentu, misalnya vas bunga, hewan, kap lampu, dan lain sebagainya. Untuk menyusunnya kita tidak memerlukan lem, karena semakin banyak modul yang tersusun, semakin kuat susunannya.


Kali ini, saya akan berbagi pengalaman saya mencoba teknik modular origami untuk pertama kalinya.

Foto: Dokumen Pribadi

Alat dan Bahan:

  1. Kertas bekas (majalah bekas, kertas HVS) ukuran A4 (sebenarnya bisa ukuran apa saja, namun agar seragam ukurannya kita gunakan ukuran A4)
  2. Cutter atau gunting
Cara membuat:
  • Lipat kertas sebanyak 4 kali sehingga kita akan mendapatkan 16 bagian, lalu potong.
  • Sebagaimana yang saya jelaskan sebelumnya, modular origami tersusun atas modul-modul. Oleh karena itu, kita harus membuat modulnya terlebih dahulu. Cara membuatnya adalah lipat kertas (hasil potongan dari langkah nomor 1) dengan langkah sebagai berikut:
Foto: Dokumen Pribadi


Foto: Dokumen Pribadi
  • Buat sebanyak mungkin modulnya, karena untuk membuat vas bunga kecil seperti gambar diatas saja, dibutuhkan sebanyak 216 buah modul.
  • Setelah modul cukup banyak, susunlah modul dengan memasukkan sayapnya secara berselang-seling atas dan bawah sebagaimana di gambar berikut, hingga tersusun sebanyak 2 lapis yang terdiri dari 18 pasang modul (atas bawah berselang-seling).

    Oh iya.. tidak harus 18 pasang lho, bisa lebih. Bergantung ukuran.
    Semakin besar ukurannya, semakin banyak pula jumlah modul yang harus disusun sambung menyambung.
Foto: Dokumen Pribadi
  • Susun hingga 10 lapis
Foto: Dokumen Pribadi
Foto: Dokumen Pribadi
  • Jika masih bingung, bisa klik tautan youtube berikut: http://www.youtube.com/watch?v=Z2or0cX5L6c 
  • Setelah mendapatkan 10 lapis, kita susun dua lapisan terakhir, yaitu lapisan ke-11 dan 12. Untuk lapisan ke-11 susunan modulnya terbalik namun lapisan ke-12 kembali disusun sebagaimana pada lapisan ke-10 dan sebelumnya, seperti pada gambar berikut:
Foto: Dokumen Pribadi
  • Dan.. selesai.. :) 
  • Kalau ini penampakan susunan dari bawah.. cantik bukan ;) seperti buah srikaya yah.. hehehe
Foto: Dokumen Pribadi
  • Kita juga bisa memodifikasi lapisan terakhir sesuai kreativitas kita, seperti gambar berikut:
Foto: Dokumen Pribadi

Berkreasi dengan modular origami selain menantang juga sekaligus mendaur ulang kertas yang menumpuk di kantor. Bayangkan saja, satu lembar kertas A4 bisa dijadikan 16 modul. Jadi untuk membuat satu vas kecil (216 modul) dibutuhkan sekitar 13-14 lembar kertas A4. 

Jadi apabila disudut kamar atau kantormu banyak kertas menumpuk (yang bekas tentunya), segera potong-potong dan bikin ribuan modul. Siapa tahu kita bisa bikin kap lampu seperti ini.. :)

Foto: Google Images
Atau juga angsa cantik ini:
Foto: Wikipedia


Catatan:
Kertasiun adalah nama kreasi dari penulis artikel tutorial ini (Putri Ayusha).

Selengkapnya......

Thursday, January 23, 2014

Video Januari

Belum punya bahan menulis, jadilah membuat video saja...Atas kebaikan suami tercinta, ku sudah mengganti kamera D"Garaa"3000 dengan G15 yang menyediakan fasilitas membuat video. Seharusnya segera menambahkan koleksi video tutorial, karena ini dan itu [halah] baru kesampaian hari ini... Mencoba membuat video amatir di halaman belakang rumah, tanpa musik, belum bisa ngedit, dan mendownload berbagai macam program malah tambah bingung. Jadi harap maklum jika ada suara-suara diluar video :)  
(perlu blajar editing video lebih giat lg neh... )

Video ini merupakan dasar untuk kreasi keranjang kertas koran, tutorialnya ada di sini : http://bikinanjari.blogspot.com/2011/06/yuk-kita-bikin-bikin-keranjang-kertas.html

silakan menyimak disini :

Selengkapnya......

Saturday, November 16, 2013

Krincing: Kartu Kolase

Mendadak ingin bikin kartu karena teman ultah. Sekejap bermunculan lah desain kartu pop-up di kepala. Tapi urung karena tiba-tiba ide bikin kartu harapan kembali lagi. Kartu harapan yah.. mungkin awalnya mau bikin yang seperti ini.. yang bisa digantung dan berbunyi "krincing-krincing" kalau tertimpa angin.. :D



Dan seperti biasa, sebelumnya aku bikin dulu karakter 'pemeran utama' si penyampai pesan.. Kan ini kartu ucapan ultah :) Corat-coret bentar, jadilah si gadis kecil ini..


Rambut dan wajahnya aku ambil (baca: gunting) dari wajah mbak cantik ini (maaf ya mbak)..



Oke setelah si gadis cilik selesai, kini giliran gunting tempel bikin kartu panjangnya.
Karena nantinya kartu ini akan digantung, konsepnya menjadi dua sisi bolak balik yang bisa dinikmati :)

Sisi yang pertama adalah sisi pesan (ucapan ultah) sedangkan sisi yang lain adalah sisi gado-gado atau campur aduk yang penuh dengan kolase. Sisi gado-gado bisa disesuaikan dengan selera atau tema yang diinginkan. Gambar-gambar yang diambil semuanya dari majalah/brosur/katalog bekas.


Setelah selesai, tinggal ditambahkan tali dan tentu saja "kringcingan" atau kerennya disebut "jingle bell" atau "cat bell" atau terserah teman-teman :D

Lalu tara..


Ternyata beda banget dengan desain awal.. Tak apalah :D


Selamat Ulang Tahun teman :)

Alat & Bahan


Dari kiri ke kanan:
  1. Lem kertas
  2. Hole Puncher (Pembolong kertas)
  3. Cutter
  4. Gunting
  5. Pulpen warna
  6. Pensil
  7. Pulpen hitam - untuk melukis wajah si gadis cilik :)
  8. Penghapus


Majalah/brosur/katalog/kalender bekas dan tentu saja krincingan (baca: cat bell) :D

Mau mencoba? gampang kok.. Yuuk bikin-bikin :)

Selengkapnya......

Tuesday, June 4, 2013

Tantangan IC : Sepeda

Tempat alat jahit ala bikinan jari
Akhirnya, bisa ikutan juga Indonesian Crafter April Challenge, yang pada bulan ini bertemakan sepeda. Kebetulan beberapa waktu lalu ku coba bikin sepeda dari kertas koran. Nah, kali ini pengen bikin tempat alat jahit yang dibuat dari kardus sisa workshop beberapa waktu lalu, yang dilapisi kain dan di hias dengan kreasi kaos berbentuk sepeda. Jadi deh kita ikutan tantangannya.. :)
Ide awal

Hasil Akhir
Ini hasil jadinya... Cukup deh unk naro benang, jarum dan alat-alat jahit lainnya.


Tutupnya (atas bawah) bisa di pake unk tempat jarum pentul

Selengkapnya......

Sunday, April 21, 2013

Kepang Koran dan Tali dari Kertas Semen

Untuk membuat kepang koran dan tali dari kertas semen, memang lebih pas kalau memakai kertas semen. Saya mencoba membuat dari kertas, tapi memang harus extra hati-hati supaya kertas tidak sobek. Lain halnya menggunakan kertas semen. Cukup dibasahi sedikit, kemudian dengan mudah kita kepang, tanpa harus takut kertas sobek. Selain itu saya suka warna coklatnya.

Kertas Semen

kepang dan tali dari koran
Tips untuk pemakaian kertas semen :
  1. Jika mencari kertas semen, bisa meminta di tetangga/kerabat yang sedang membangun rumah. Kalau beli, sepertinya kertas koran ini sudah mempunyai nilai cukup mahal untuk ukuran barang bekas. 
  2. Bersihkan terlebih dahulu kertas tsb dari sisa-sisa semen. Kalau saya memakai lap basah, dan di lap pada permukaan kertasnya. Kemudian di kering anginkan
  3. Untuk membuat kepang kecil atau tali, potong kertas lebar 1 cm, panjangnya menyesuaikan kertas semen yang ada. 
  4. Untuk mengepang atau membuat tali jika sulit karena kertas kering, basahi sedikit dengan air. Maka kita akan lebih mudah melintingnya. Jika sudah terbentuk kepang/ tali jangan lupa di kering-anginkan. 
  5. silakan mencoba...
    Klik untuk memperbesar
    Gambar atas, cara membuat kepang dari kertas semen

    Untuk membuat talinya, potong memanjang kertas semen, kemudian gulung se arah dengan menggunakan jari. Jika kertas habis, sambung dengan potongan yang sama ukurannya. 
    Untuk menyambung kertas
    *****Update*****

    Akhirnya saya mendapatkan gambar cara mudah membuat tali. Dari sebuah buku jepang tentang kreasi boneka. Karena saya tidak begitu bisa menggambar, boleh lah (ijin ya..) saya foto dan posting di sini...


    Silakan klik untuk memperbesar



Selengkapnya......

Tuesday, April 16, 2013

Ukuran potongan kertas koran

2 (dua) halaman koran
 Yuk menyamakan 'bahasa' dalam kertas koran...

Dalam bahasa Bikinan Jari, kertas koran yang halaman full (berisi 4 halaman berita) disebut saja 2 halaman koran

Kemudian jika di bagi 2, sebut saja 1 halaman  koran (yang berisi 1 halaman berita - kertas bolak-balik) - foto bawah -

Dari 1 halaman jika dibagi dua, sebut saja Setengah halaman  - foto bawah - Jika lembaran ini di gulung dengan teknik seperti ini (klik saja), akan mejadi gulungan besar

Dari setengah halaman di bagi dua, sebut saja Seperempat halaman koran - foto bawah - yang jika digulung akan menjadi gulungan sedang.

Dan jika dari seperempat halaman di bagi dua, sebut saja Seperdelapan halaman koran, jika di gulung akan menjadi gulungan kecil.
Satu halaman (kiri), Setengah Halaman (kanan)
Setengah halaman (atas), Seperempat halaman (bawah)

Selengkapnya......

Friday, March 29, 2013

Thursday, March 28, 2013

Panasonic Parktivity di Taman Krida Loka, Senayan

Yey!!! Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba juga... Kegiatan yang di inisiasi Panasonic dan Leaf Plus ini mengusung kegiatan Panasonic Parktivity : An eco-learning experience for kids. Tanggal 26 Maret 2013 pagi, 40 anak dari 4 Sekolah dasar, yaitu SDN Selong 01 Pagi, Kebayoran Baru, SDN Grogol 02 Jakarta Selatan, SD PAntara dan SD Tarakanita 1 Jakarta berkumpul untuk beraktifitas kreatif di salah satu taman kota di Jakarta, tepatnya di Taman Krida Loka, Senayan.

Kegiatan pagi hingga sore hari ini lengkap juga, mulai dari Presentasi Produk Hemat Energi PANASONIC oleh Divisi CSR, Mba Muara, Park Walk! dan Treasure Hunt! (dengan Operasi Semut); Picnic at the Park!; Dongeng Lingkungan oleh Kak Resha dari KLab Cekatan, dan kemudian peserta dibagi dalam dua kelompok kecil untuk mengikuti aktivitas Recycle Art Workshop oleh Tim Bikinan Jari, kelompok kedua : Energy Challenge with ECCHI.


Sesi 1. Jari Kreasi
Untuk Recycle Art Workshop kita bikin-bikin lampion dari kardus bekas dan dihias dengan kertas minyak. Fasilitatornya Kak Wilda, Kak Kiki dan Kak Herman. Karena keterbatasan waktu, pada sesi pertama beberapa teman belum menyelesaikan lampionnya, jadi diselesaikan di rumah. Jadi pasa sesi ke-dua, kita tidak menggunakan lapisan dari kertas koran untuk menghemat waktu. Untuk liat foto-foto akstivitas asik silakan ke sini
Jari Kreasi bersama Bikinan Jari, Sesi 2
Untuk tutorial pembuatannya, silakan klik disini


Yey!! Ini hasil jadinya...




Selengkapnya......

Friday, March 15, 2013

Yuk kita bikin-bikin : Lampion [3]

Coba tebak ini apa hayo....

Sisa potongan-potongan kardus
Kalau masih iseng mau bikin-bikin, yuk berkreasi ini juga... Kreasi ini memanfaatkan potongan-potongan kardus sisa kreasi sebelumnya. Sayang juga kalau berkreasi masih juga meninggalkan sampah yang menumpuk.

Yuk langsung aja ke tutorialnya...

Alat dan Bahan :
  • Potongan-potongan kardus 
  • Kertas koran
  • Aluminium foil (pakai saja yang bekas tapi sdh bersih)
  • Lem putih
  • Gunting
stik-stik kardus
potongan kertas koran

















Cara Membuat :
  • Potong kardus menjadi stik-stik (disini saya memakai ukuran 17,5cm x 1,5cm). Buat sebanyak-banyaknya tapi berjumlah genap. Buat juga alas lentera, ukuran 17,5-16,5 cm x 17,5-16,5 cm
  • Potong juga kertas koran (ukuran 18-20 cm x 4,5cm hingga berjumlah sama dengan stik-stik kerdus.
  • Kemudian satu persatu kita tempelkan stik kardus dengan kertas koran [untuk jelasnya silakan lihat foto di bawah]. Lakukan juga untuk alas lentera, tambahkan lembaran aluminium foil sebagai tempat lilin...

silakan klik untuk memperbesar gambar
stik yang sdh di lapisi koran
  • Jika sudah semua dilapisi koran, maka kemudian kita tinggal merakitnya saja, dengan susunan seperti digambar, di lem satu-persatu. Hingga potongan stik tersusun semua. 

susun seperti ini,tumpuk ke atas
  • Kemudian lekatkan alas lentera dengan menggunakan lem. Tunggu hingga lem kering dan kemudian siap untuk di pakai.. :)
melekatkan alas lentera
**************

Daan.. beginilah hasilnya...
Selamat mencoba...


Selengkapnya......