Sunday, December 1, 2013

Oleh-oleh Jakarta [3]

DAAI TV 5th House $ Living
Oleh-oleh jakarta 2 masih dalam penulisan teman saya putri :) Jadi kita langsung aja ke oleh-oleh yang satu ini ya... Dalam rangka ulang tahun ke-5 House & Living DAAI TV bekerjasama dengan Indonesian Crafter mengadakan bazaar dan aneka workshop di Blok M Plaza Lantai 6. Dan.. krn saya sdng di Jakarta, jadi lah ikut meramaikannya, sekalian blajar gimana seh ikutan bazaar itu... :)

jadwal workshop
dan tentu saja saya ngga ketinggalan ikutan salah satu workshopnya. Bikin Jar pouch oleh mba Irma Anggraeni. Dan dapat bonus blajar cara buat fabric macaron. Yey!!!!
and im in... :)
Workshop Jar Pouch
Liat gimana workshopnya dan ini lah hasilnya.... keren kannnn... ;p
Hasilnya...
oh ya, bazaarnya.... Dua harian ketemu teman-teman crafter, asiknya... berbagi ilmu, tips dan trik berkreasi. Juga saling mengenal satu sama lain... :) 








BAZAAR...

Selengkapnya......

Friday, November 29, 2013

Kanzashi Flower [FF10]

Kok ya buat tutorial bunga ini terasa sangat lambat ya... padahal saya menyukai bunga ini. Bunga ini disebut Kanzashi Flower, sebenarnya sudah banyak tutorial ttg kreasi ini, tak mengapa.... 
Saya punya kesan tersendiri dengan bunga ini. Critanya.... waktu ada acara bareng-bareng Indonesian Crafter pd launching MSF, kami dkasi sama teman bros ini. Walo acaranya tidak berjalan mulus, tapi dapat bros ini terasa menyenangkan. Its so wonderful, I love it!!! 


*********
Mnurut wikipedia, 
Kanzashi (簪?) are hair ornaments used in traditional Japanese hairstyles. Some (Who?) believe they may also have been used for defence in an emergency.'
In the English-speaking world, the term "kanzashi" is sometimes applied to the folded cloth flowers that traditionally adorned tsumami kanzashi, or to the technique used to make those flowers.
Tsumami kanzashi has been officially designated as a traditional Japanese handcraft in the Tokyo region since 1982.[1] Traditionally trained professional artisans typically undergo five to ten years of apprenticeship; from 2002 to 2010, their estimated number within the country decreased from fifteen to five.[2][3] However, the petal-folding technique has become a popular hobby, due to instructional books, kits, and lessons from sources such as the Tsumami Kanzashi Museum in Shinjuku. Some students have bypassed the traditional apprenticeship system to establish themselves as independent professional artisans of tsumami kanzashi within Japan.[4]
There are many varieties and many styles of wearing kanzashi. The way in which a geisha wears her kanzashi indicates her status immediately to an informed audience; according to the type and location of the kanzashi. Maiko (apprentice geisha) usually wear more numerous and elaborate kanzashi than older geisha and progress through several hairstyles where the kanzashi must be worn in a fixed pattern.
*********
Cara Melipat Potongan kain : 
1
2
Ternyata oh ternyata, saya memotong kainnya bulat. padahal yang diperlukan kain persegi.. Well, terlanjur ada, maka saya pakai juga. Caranya sama dengan urutan di atas. Hanya saja, setelah jadi satu kelopak, saya langsung menusuknya dengan jarum dan benang. kemudian lanjut melipat dan tusuk lagi. Hingga 11 atau 12 kelopak tersambung semua. Keuntungan dari potongan bulat adalah, tidak ada yang perlu dipotong lagi (seperti cara no. 9).
kain bulat 
gabung jadi satu
akhir kelopak jahit ke kelopak pertama


Setelah smua kelopak jadi, tusuk kelopak terakhir ke kelopak pertama. Kalau perlu buat jahitan dobel.
untuk menguatkan jahit dobel
Untuk kelopak yang masih lancip, ikuti cara berikut :
untuk kelopak yang lancip, buat membulat
Hias tengah bunga dengan kancing, mote, atau aplikasi bunga lainnya. Dan hati-hati, kreasi ini addict lho... ;p
ini hasilnya... 

Selengkapnya......

Tuesday, November 19, 2013